Monday, January 5, 2009

Suara di jiwa teronta-ronta,
Mata yang melihat, Hati yang memandang,
Menjerit, Meraung, Merantap seribu bahasa.
Namun..
Jendela di bibir tertutup rata,
Keluh di lidah tak mampu berkata-kata,
Puteri di mata, Puteri di jiwa,
Maaf dipinta terkasar bahasa,
Terhenti nafas, masih bernyawa.
Umpama kunci.. salah pintunya,
Terjumpa pintu.. hilang kuncinya,
Ibarat ada dalam tiada.
Namun..
Engkau disini, Aku disana,
Terutang berbudi berkata di hati,
Menyusun langkah, Tersisir dibelakang,
Terus berundur, Terlangkah ke depan,
Di sini tidak, Di sana pun tidak.

No comments: