Monday, January 5, 2009

Sedingin nafas, jantung ku bertanya,
Sedetik rasa, Jiwa ku berkata,
Sepatu birumu menemukan kita,
Sepatu merah ku kau bawa bersama,
Namun.. Putera hati ku entah di mana..
Hati terasa, airmata mengalir jua,
Tiada rupa, tanpa suara, tanpa bicara,
Hati berdetik seribu bahasa,
Hendak merayu tiada tempatnya,
Hendak menagis tiada sebabnya,

Sekelumit hatiku yang ada,
Entah apa tujuannya..
Namun.. Hatimu.. hatimu.. jua
Hati meronta merawan sepi,
Disini kasih, Disana simpati,
Disini pergi, Disana menanti,
Walaupun sepatu merah mu menjadi saksi,
Walau langkah ku di sisi, langkah mu ke tepi,
Namun..
Setiap kegelapan malam..
Akhirnya pasti menjelang pagi...



No comments: